Wednesday, 2 January 2019

PETA SITUS

  • PETA SITUS
  • SITEMAP AJARAN SUKHAVATI
  • PETIKAN CERAMAH MASTER YIN GUANG KUTIPAN CERAMAH MASTER YIN GUANG BIMBINGAN DARI MASTER YIN GUANG CERGAM RIWAYAT MASTER YIN GUANG

    Tuesday, 26 December 2017

    Petikan Ceramah Master Yin Guang 22


    Petikan Ceramah Master Yin Guang 22
    Penyakit dan rintangan Mara adalah karena dituntun oleh karma masa kelahiran lampau. Asalkan anda melafal Amituofo dengan penuh ketulusan, maka penyakit akan berangsur-angsur sembuh, rintangan Mara dengan sendirinya akan menjauh.

    Sebaliknya apabila hatimu tidak tulus, atau timbul nafsu indria dan niat pikiran buruk lainnya, maka hatimu jatuh ke dalam kegelapan, sehingga mengundang gangguan Mara.

    Hendaknya selesai melafal Amituofo, ketika melakukan pelimpahan jasa, tak lupa menyalurkan jasa kebajikan kepada seluruh musuh kerabat penagih hutang masa kehidupan lampau, agar mereka juga memperoleh manfaat dari jasa kebajikanmu melafal Amituofo, terlahir ke alam yang lebih baik.

    Selain itu anda tidak perlu menghiraukan apapun. Mereka membuat suara-suara, anda jangan merasa takut. Sebaliknya mereka diam tak bersuara, anda juga tak perlu merasa gembira. Anda hanya perlu menfokuskan pikiran melafal Amituofo dengan ketulusan sepenuhnya, dengan sendirinya rintangan karma akan sirna, pahala dan kebijaksanaan akan berkembang.

    Membaca sutra janganlah seperti orang masa kini membaca buku, sama sekali tidak membangkitkan perasaan hormat, membaca sutra hendaknya serupa dengan sedang berhadapan langsung dengan Sang Buddha dan para Suciwan, barulah bisa memperoleh manfaat yang sesungguhnya.

    Andaikata anda dapat membaca sutra dengan sedemikian rupa, hatimu akan bercahaya cemerlang, maka Mara dan makhluk halus jahat lainnya tidak memiliki tempat untuk berdiri.

    Sebaliknya apabila hatimu memancarkan kesesatan, ini akan mengundang hawa jahat, mana bisa membiarkan mereka menjauhi dirimu dan tidak mengganggumu lagi?

    Kemampuan gaib untuk mengetahui isi pikiran orang lain, setan juga memilikinya, hanya saja kekuatannya kecil dan dangkal. Anda bukannya melafal Amituofo dengan hati yang setulusnya, malah mengejar kemampuan gaib, anda tidak tahu bahwa hati begini merupakan benih kerasukan Mara.

    Ibarat cermin yang bersih cemerlang akan memantulkan benda dengan jelas dan tajam. Anda begitu berambisi ingin mendapatkan kemampuan gaib, ibarat cermin yang dilapisi oleh debu kekotoran batin, tentu saja tidak dapat memantulkan sinar terang. Meskipun dapat memantulkan sinar, itupun sinar siluman yang redup.      

    Semoga anda dapat membangkitkan ketulusan penuh melafal Amituofo, ibarat sedang berada dalam kobaran api, begitu terancam dan mendesaknya, dengan cara demikian melafal Amituofo, maka takkan ada kekuatan karma dan rintangan Mara yang tidak sanggup dieliminasi. 


    圓濤法師白話譯/王勇恭
    乙、明對治習氣
    白話譯文:
    ○ 105.疾病和魔障都是因為宿業所導致。你只要能至誠懇切念佛,那麼疾病自然會痊愈,魔障會自然遠離。如果你的心不至誠,或是生起邪淫等不正當的念頭,那麼你的心全部墮在黑暗中,所以招致魔鬼來攪擾。您應該在念佛完回向時,為過去世一切冤親債主回向,讓他們全都沾你的念佛利益,超生到善道去。另外你一概不理會。他們作聲,你不要恐懼。他們不作聲,你也不要歡喜。你只要至誠懇切地念佛,業障自然會消除,福報和智慧全都增長了啊。閱讀經典,千萬不要像現代人讀書那樣毫無恭敬心,必須像面對佛祖聖賢親自降臨那樣,才會有真實的利益。如果你果真能這樣讀經,那麼心地就會正大光明,那些邪鬼邪神便沒有地方可以安身了啊。假如你的心先邪惡了,就會以邪招邪,哪能讓他們遠離你不擾亂你啊?他心通鬼神雖然也有,但是神通力小而且淺近。如果達到業盡情空的地步,就好像寶鏡當台,凡是有形象的東西都會映現出來。你不至心念佛,反而想研究這些神通的真相,你或許不知道這種心便是著魔的種子。比如寶鏡沒有絲毫塵垢,自然會照天照地。你的心覆寫了厚厚的塵土,卻妄想得到這些神通,好像覆寫了厚厚的塵土的鏡子,是斷然不能發光。或許能發光,那發出來的也是妖光,絕不是鏡光啊。這件事暫且置之度外,希望你能像墮入水火、像撲救頭上的大火一樣誠懇念佛,那麼沒有什麼業力和魔障是不能消除的啊。【書二】五四
    原文:
    ● 105.病與魔,皆由宿業所致。汝但能至誠懇切念佛,則病自痊愈,魔自遠離。倘汝心不至誠,或起邪淫等不正之念,則汝之心,全體墮於黑暗之中,故致魔鬼攪擾。汝宜於念佛畢回向時,為宿世一切怨家回向,令彼各沾汝念佛利益,超生善道。此外概不理會。彼作聲,也不理會作怕怖。不作聲,也不理會作歡喜。但至誠懇切念,自然業障消,而福慧俱皆增長矣。看經典,切不可照今人讀書之毫不恭敬,必須如佛祖聖賢降臨一般,方有實益。汝果能如是,則心地正大光明,彼邪鬼邪神,便無地可安身矣。倘汝心先邪,則以邪招邪,何能令彼遠離不擾也?他心通,鬼神雖有,小而且近。若業盡情空,則猶如寶鏡當台,有形斯映。汝不至心念佛,而欲研究此之真相,不知此心,便成魔種。譬如寶鏡,無絲毫塵垢,自會照天照地。汝之心被塵垢封蔽深固,而欲得此,如塵封深厚之鏡,斷不能發光。或有發者,乃妖光,非鏡光也。此事且置之度外,如墮水火、如救頭燃以念佛,則無業魔不消矣。【書二】五四


    Petikan Ceramah Master Yin Guang 21


    Petikan Ceramah Master Yin Guang 21
    Kebencian hati merupakan tabiat yang dipupuk sejak masa kelahiran lampau, sekarang bayangkanlah diri sendiri adalah orang mati, tak peduli orang lain menggunakan pisau menyayat atau memotong jasadku, ataupun menggunakan minyak wangi melumuri jasadku, apa kaitannya lagi dengan diriku.

    Jadi ketika menghadapi kondisi yang tidak berkenan di hati, renungkanlah diri sendiri telah meninggal dunia, sehingga tidak ada lagi yang dapat membangkitkan kebencian di hati.   


    圓濤法師白話譯/王勇恭
    乙、明對治習氣
    白話譯文:
    ○ 103.嗔恨心是過去世的習性,現在就把自己當做死人想,隨別人用刀切割,用香水塗抹,跟我有什麼關系呢。所有這些不順心的境界,就當做自己已經死了,便沒什麼可引起嗔恨心了。【書二】六八
    原文:
    ● 103.瞋心乃宿世之習性,今作我已死想,任彼刀割香塗,於我無干。所有不順心之境,作已死想,則便無可起瞋矣。【書二】六八

    Petikan Ceramah Master Yin Guang 20


    Petikan Ceramah Master Yin Guang 20
    Kebencian, yaitu ketika melihat hal yang tidak mengena di hati dan timbul kebencian. Orang kaya kebanyakan memiliki kebencian hati yang berat. Oleh karena segala sesuatu berjalan sesuai dengan keinginan, ada pelayan yang meladeni segala keperluannya. Bila ada sedikit saja kejadian yang tidak sesuai dengan keinginannya, maka amarahnya langsung meledak.

    Kalau emosinya terkategori ringan masih lumayan, cuma mengeluarkan kata-kata makian yang tidak enak didengar, kalau terkategori berat maka dia akan mengeluarkan cambuk lalu memukuli orang. Asalkan diri sendiri merasa nyaman sudah boleh, tak peduli apakah orang lain hatinya terluka atau tidak.

    Selain itu, emosi yang meledak-ledak tiada gunanya bagi orang lain, hanya merugikan diri sendiri. Kerugian yang ringan adalah hati jadi galau dan pikiran jadi kacau, kerugian berat adalah liver dan mata jadi terluka. Hendaknya menjaga hati senantiasa harmonis dan bersemangat, penyakit akan sirna, berkah dan usia akan bertambah.

    Pada jaman dahulu kala di India terdapat seorang raja yang bernama Raja Agnidatta, sepanjang hidupnya meyakini Buddha Dharma, menjalankan Lima Sila. Saat menjelang ajal oleh karena dayang-dayangnya menggunakan kipas untuk mengusir lalat, lama kelamaan dayang-dayangnya mulai letih dan mengantuk, sehingga lalat hinggap di wajah raja.

    Oleh karena alasan inilah, raja jadi tidak nyaman dan muncul kebencian di hatinya, lalu menghembuskan nafas terakhir. Justru dikarenakan sebersit niat pikiran yang terakhir adalah kebencian hati, akhirnya jatuh ke Alam Binatang menjadi Ular Piton. 

    Oleh karena pada masa kehidupan lampaunya mempunyai kekuatan berkah kebajikan, masih dapat mengetahui penyebab dirinya jatuh ke Alam Binatang menjadi Ular Piton. Kemudian dia memohon pada Sramana agar menceramahkan padanya tentang Visudhi Trisarana dan Lima Sila. Sekejab kemudian dia berhasil terlepas dari tubuh Ular Piton dan terlahir ke Alam Surga.

    Dari sini dapat diketahui betapa besarnya bahaya yang ditimbulkan oleh kebencian hati.

    “Avatamsaka Sutra” menyebutkan bahwa sebersit niat kebencian hati muncul, jutaan pintu rintangan terbuka. Praktisi senior jaman dulu berkata : Kebencian adalah api di lubuk hati, dapat membakar rimba jasa kebajikan; bila ingin melatih Jalan Bodhisattva, dengan kesabaran melindungi diri dari munculnya kebencian hati.

    Tathagata mengajari makhluk yang diliputi kebencian untuk melakukan perenungan Maitri Karuna, oleh karena semua makhluk merupakan ayahbunda kita dari masa kehidupan lampau, para Buddha di masa mendatang.

    Oleh karena merupakan ayahbunda kita dari masa kehidupan lampau, hendaknya mengingat budi kebajikan mereka pada masa kehidupan lampau, yang telah melahirkan, mendidik dan membesarkan diriku, merasa malu tidak sanggup membalas budi. Mana boleh gara-gara sebuah hal sepele yang tidak sesuai keinginan hati, lantas mengumbar amarah?

    Oleh karena semua makhluk adalah para Buddha masa mendatang, kelak pasti menyelamatkan makhluk yang tak terhitung jumlahnya. Andaikata saya masih belum sanggup mengakhiri samsara, maka saya berharap Dia datang menyelamatkan diriku.    

    Manalah berani karena secuil hal yang tidak sesuai keinginan, lantas muncul kebencian hati? Walaupun harus kehilangan nyawa sekalipun juga hanya bisa membangkitkan hati suka cita, takkan timbul kebencian hati.

    Maka itu Bodhisattva dalam bersumbangsih, adalah memandang orang yang datang memohon pertolongan padaNya sebagai Kalyanamitra Sejati, memperlakukannya sebagai orang yang berjasa, memiliki pemikiran bahwa mereka datang untuk membantu diriku menyempurnakan Jalan KeBodhian tertinggi tiada taranya.
      
    Serupa dengan lautan luas, ratusan aliran air yang bermuara ke laut, tiada satupun yang tidak diterimanya. Serupa dengan permukaan tanah yang menyangga segalanya, Langit dan Bumi takkan karena berjasa bagi kehidupan sehingga merasa telah berbuat baik.

    Apabila diriku ini karena hal sepele sehingga timbul kebencian hati, bukankah ini berarti hati sendiri yang sempit, kehilangan karakter diri? Meskipun di dalam diri kita memiliki Hati KeBuddhaan, namun dalam keseharian kita bertindak menuruti perasaan emosional. Menganggap yang palsu sebagai yang sejati, menempatkan budak sebagai majikan.     

    Jika selalu melakukan perenungan sedemikian rupa, maka kita merasa begitu malu. Bila dalam keseharian dapat melakukan perenungan begini, maka hati pun jadi lapang, tidak ada yang tidak sanggup dimaafkan. Memandang segala sesuatu adalah setara dengan diriku, takkan membeda-bedakan lagi antara saya dan dia. Ketika kondisi yang tidak menyenangkan muncul akan diterima dengan batin seimbang, apalagi hal sepele yang tidak sesuai dengan keinginan, apa perlu timbul kebencian hati?  


    圓濤法師白話譯/王勇恭
    乙、明對治習氣
    白話譯文:
    ○ 100.瞋心,就是看到不順心的境界而生起嗔恨之心。富貴人多數瞋恚心重。因為事事如意,有人侍奉服務。稍微有一點違忤之事就會生起瞋恨心,發脾氣。輕的說些難聽的話,重的就會用鞭子棍子打人。只要自己舒服就行,不管別人傷不傷心。另外,瞋心一起對別人沒好處,對自己也有害處。輕的會感到心煩意躁,重的會使肝目受傷。必須讓心中常有一團太和元氣,那麼疾病消除,福壽增加。曾經古印度有位阿耆達王,他一生奉守佛法,堅持五戒。臨終時因為侍者拿著白拂驅趕蒼蠅,時間長了侍者有點昏沉疲倦,讓白拂掉到阿耆達王的臉上。于是他心生瞋恨,隨即命終。就是因為這一念嗔恨心的緣故,于是受蟒蛇之身。因為他過去世有福德力,還能知道自己墮落蟒蛇的原因。于是求助沙門給他說三皈五戒。隨即他脫離蟒蛇之身,生於天上。由此可以知道瞋心的害處非常大。《華嚴經》說:一念瞋心起,百萬障門開。古大德說:瞋是心中火,能燒功德林;欲學菩薩道,忍辱護瞋心。如來讓多瞋眾生作慈悲觀,因為一切眾生都是我們過去父母、未來諸佛。既然是過去父母,則當念過去世他對我的生育恩德,慚愧不能酬報。哪能因為一點小不如意便懷憤怒呢?既然一切眾生是未來諸佛,將來必當廣度眾生。如果我的生死不了,我尚且希望他來度脫我。怎麼敢因為一點點不如意的事情就生瞋恚心呢?即便是喪身失命,也只有生歡喜心,不生瞋恨心。所以菩薩舍頭目髓腦時,都是把來求自己的人看作善知識,當做恩人,有他們來成就我無上菩提道的想法。你看看《華嚴經?十回向品》自然會知道。另外我們的一念心性與佛無二無別。只因為我們迷背了本心,執著地堅持自己的見解。那麼一切因緣之法全部看成對待之法。好像箭靶子既然樹立,萬箭便有了齊發的目標。假如知道我們的真心原本就是佛心,佛心空無所有。好像和虛空一樣,森羅萬象無不包括。也和大海一樣,百川眾流無不納受。像天空普遍覆寫一切,像大地均等地擎持萬物,天地不以普蓋均擎自認為有德行。我如果因為小的拂逆便生瞋恚心。難道不是自己縮小心量,自己喪失了品德。雖然我們具有佛心理體,然而我們起心動念全屬於凡情用事。把假的看成真的,將奴僕當成主人。能這樣多想想,我們是多麼慚愧啊。如果在平常的時候,經常能這樣想。就會心量廣大,無所不容了。萬物和我等同看待,不再區分彼此。逆來尚切能順受,何況小小的不如意,便去生瞋恚心呢?【雜著】四四
    原文:
    ● 100.瞋者,見境而心起忿憎之謂。富貴之人,每多瞋恚。以諸凡如意,需使有人。稍一違忤,即生瞋怒。輕則惡言橫加,重則鞭杖直撲。唯取自己快意,不顧他人傷心。又瞋心一起,於人無益,於己有損。輕亦心意煩躁,重則肝目受傷。須令心中常有一團太和元氣,則疾病消滅,福壽增崇矣。昔阿耆達王,一生奉佛,堅持五戒。臨終因侍人持拂驅蠅,久之昏倦,致拂墮其面。心生瞋恨,隨即命終。因此一念,遂受蟒身。以宿福力,尚知其因。乃求沙門,為說歸戒。即脫蟒身,生於天上。是知瞋習,其害最大。《華嚴經》云:一念瞋心起,百萬障門開。古德云:瞋是心中火,能燒功德林;欲學菩薩道,忍辱護瞋心。如來令多瞋眾生作慈悲觀者,以一切眾生,皆是過去父母、未來諸佛。既是過去父母,則當念宿世生育恩德,愧莫能酬。豈以小不如意,便懷憤怒乎?既是未來諸佛,當必廣度眾生。倘我生死不了,尚望彼來度脫。豈但小不如意,不生瞋恚。即喪身失命,亦只生歡喜,不生瞋恨。所以菩薩舍頭目髓腦時,皆於求者,作善知識想,作恩人想,作成就我無上菩提道想。觀《華嚴·十回向品》自知。又吾人一念心性,與佛無二。只因迷背本心,堅執我見。則一切諸緣,皆為對待。如射侯既立,則眾矢咸集矣。倘能知我心原是佛心,佛心空無所有。猶如虛空,森羅萬象,無不包括。亦如大海,百川眾流,無不納受。如天普蓋,似地均擎,不以蓋擎自為其德。我若因小拂逆,便生瞋恚。豈非自小其量,自喪其德。雖具佛心理體,其起心動念,全屬凡情用事。認妄為真,將奴作主。如是思之,甚可慚愧。若於平時,常作是想。則心量廣大,無所不容。物我同觀,不見彼此。逆來尚能順受,況小不如意,便生瞋恚乎哉?【雜著】四四